Artificial Intelligence
Thor By : UBSI Students
1. Arti Kecerdasan
![]() |
| Kecerdasan Buatan |
Kemampuan untuk....
• belajar atau mengerti dari pengalaman,
• memahami pesan yang kontradiktif dan ambigu,
• menanggapi dengan cepat dan baik atas situasi
yang baru,
• menggunakan penalaran dalam memecahkan
masalah serta menyelesaikannya dengan efektif
DEFINISI ARTIFICIAL INTELLIGENCE
Artificial Intelligence atau AI merupakan salah satu teknologi yang sedang populer saat ini. Berbagai bidang industri sudah memanfaatkan teknologi tersebut, mulai dari kesehatan, keuangan, dan lain-lain.
• Merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal - yang dalam pandangan manusia adalah – cerdas (H. A. Simon [1987])
• Sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia (Rich and Knight [1991])
2. Konsep Dasar Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)
a. Turing Test Metode Pengujian Kecerdasan (Alan Turing).
Proses uji ini melibatkan seorang penanya (manusia) dan dua obyek yang ditanyai.b. Pemrosesan Simbolik
c. Heuristic
d. Inferensi (Penarikan Kesimpulan)
e. Pencocokan Pola (Pattern Matching)
3. Mengapa perlu artificil intellegent
4. Arsitektur Artificial Intellegence
Teknologi ini diperkirakan akan mengubah wajah banyak industri, termasuk properti. Selama beberapa tahun kecerdasan buatan telah mengubah banyak hal dalam beberapa sektor seperti:
1. Perencanaan AI membantu dalam proses perencanaan konstruksi. Peralatan otomatis yang dalam tahap perencanaan, teknologi kecerdasan buatan mampu membantu menentukan lokasi konstruksi dan mendapatkan informasi yang cukup untuk membuat rancangan peta 3D, cetak biru, dan perencanaan konstruksi. Teknologi ini mampu menghemat waktu. Dengan AI, proses yang dulu membutuhkan beberapa minggu kini hanya perlu satu hari untuk merampungkannya. Hal ini tentunya mampu menghemat pengeluaran.
2. Menyederhanakan aspek administrasi Setelah pembangunan dimulai, AI mulai digunakan untuk mengelola dan mengontrol setiap proses. Sebagi contoh, karyawan kini dimudahkan untuk mengelola daftar absensi ke sistem data. Ketika data sudah masuk, sistem AI akan langsung melemparkan tugas pekerja ini ke orang lain.
3. Membantu menentukan langkah Sistem databaase AI kini mampu membantu para arsitek dalam menentukan metode pembangunan suatu proyek. Sebagai contoh, ketika akan membuat jembatan baru, sistem AI mampu memberikan saran dan gambaran bagaimana jembatan seharusnya dibangun. Selain itu, penggunaan teknologi seperti sensor dan GPS juga memudahkan para pekerja lapangan untuk memperhitungkan dan menentukan rute yang aman dalam sebuah lokasi konstruksi.
4. Setelah pembangunan Teknologi kecerdasan buatan sering juga digunakan bahkan setelah sebuah konstruksi selesai dibangun. Sebagai contoh, Wyn Hotel menggunakan produk Amazon Echo ke dalam setiap ruangan hotelnya. Teknologi yang ditawarkan oleh speaker cerdas ini mampu mengontrol setiap ruangan, seperti pencahayaan, temperatur, dan semua peralatan audio visual di dalam ruangan. Sistem ini juga bisa digunakan di dalam hunian, sehingga pemilik rumah mampu mengontrol setiap aspek di dalam rumah, dengan hanya satu perangkat. Teknologi ini mampu mengontrol semua benda dengan berbekal suara.
5. BIM dan VA BIM atau Building Information Modelling merupakan model pengembangan lain dari kecerdasan buatan. Teknologi memungkinkan pihak pengembang dan perancang untuk menentukan proses konstruksi, perencanaan, pengambilan keputusan, dan data lampau sebuah bangunan untuk selanjutnya direkam sepanjang masa berdiri hingga proses pembongkaran nantinya. BIM memainkan peran penting dalam transformasi dunia konstruksi. Teknologi ini mampu memangkas waktu, kesalahan, dan biaya dengan sangat baik. Sedangkan VA atau Virtual Assistant dapat digunakan untuk menambahkan nuansa percakapan alami ke dalam sistem informasi BIM. Dengan memadukan VA dan NC (near-field communication), teknologi ini mampu memberikan arahan dan informasi tepat waktu. Sebagai contoh, penggunan VA dalam sebuah bangunan dapat membantu para teknisi untuk mendapatkan informasi cepat ketika ada permasalahan dalam sistem gedung dalam waktu singkat.
5. Contoh penerapan Artificial Intellegence
1. Chatbot
Pernah menggunakan fitur chat customer service pada sebuah website? Jika ya, bisa jadi Anda tak asing dengan respons otomatis yang ditampilkan. Kemampuan tersebut muncul berkat adanya teknologi AI. Dalam bisnis, terlebih di era digital, chatbot punya banyak peran. Selain sebagai pusat layanan dan informasi selama 24 jam setiap hari, teknologi tersebut secara tidak langsung berpengaruh pada penjualan. Hal itu dikarenakan seluruh informasi pelanggan yang berinteraksi dengan chatbot direkam. Sebut saja alamat e-mail, nomor telepon, usia, gender, dan kebiasaan. Kumpulan data tersebut akan diolah untuk dijadikan bahan strategi pemasaran. Pendekatannya bisa melalui newsletter, rekomendasi produk, atau diskon.
2. Virtual reality (VR)
Pernah menggunakan fitur chat customer service pada sebuah website? Jika ya, bisa jadi Anda tak asing dengan respons otomatis yang ditampilkan. Kemampuan tersebut muncul berkat adanya teknologi AI. Dalam bisnis, terlebih di era digital, chatbot punya banyak peran. Selain sebagai pusat layanan dan informasi selama 24 jam setiap hari, teknologi tersebut secara tidak langsung berpengaruh pada penjualan. Hal itu dikarenakan seluruh informasi pelanggan yang berinteraksi dengan chatbot direkam. Sebut saja alamat e-mail, nomor telepon, usia, gender, dan kebiasaan. Kumpulan data tersebut akan diolah untuk dijadikan bahan strategi pemasaran. Pendekatannya bisa melalui newsletter, rekomendasi produk, atau diskon. Virtual reality (VR)
3. Personalisasi aplikasi sehari-hari
Sebagian besar orang sudah tak asing lagi dengan Google, Youtube, dan Spotify. Tiga aplikasi ini kerap digunakan sebagai alat mencari informasi dan memenuhi kebutuhan hiburan sehari-hari. Ada kalanya pengguna mendapat rekomendasi konten kala mengakses salah satu platform tersebut. Bahkan, tak jarang rekomendasi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan, selera, atau suasana hati. Jika kamu mempertanyakan dari mana kemampuan itu berasal, jawabannya tak lain dan tak bukan karena dukungan teknologi AI.
4. Mobil pintar
Bagi Anda yang pernah menyaksikan film Knight Rider, tentu tak asing dengan Knight Industries Two Thousand (KITT), mobil pintar yang dapat berbicara dan melakukan perintah pemiliknya, Michael Knight. Kurang lebih, seperti itulah implementasi kecerdasan buatan pada dunia otomotif. Fungsi AI pada mobil pintar umumnya terdiri dari dua. Pertama, sebagai infotainment human-machine interface alias pendukung layanan digital, seperti speech recognition, gesture recognition, eye tracking, dan driver monitoring. Kedua, advanced driver assistance systems (ADAS) yang memungkinkan kendaraan mengemudi secara otomatis atau biasa disebut dengan istilah autopilot. Lewat kemampuan ini, AI bekerja dengan pemanfaatan kamera, sensor, dan radar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar